25 Oktober 2010

PENCABUTAN TAP MPRS XXV 1966 OLEH GUS DUR

PENDAHULUAN
Ketika seorang menggeluarkan setetmen atau pendapat pastilah itu hal biasa,walaupun pendapatnya sangat kontroversial,karena yang berkata adalah orang biasa-biasa saja, tapi ketika yang berbicara adalah seorang nomer satu di negaranya(presiden) pastilah akan mengundang opini dari hampir semua lapisan masyarakat, terlepas apakah pakar,asal-asalan atau ikut-ikitan. Presiden penuh dengan kebijakan kontroversi, patut kiranya disandangkan pada beliau abdurrahman wahid atau biasa di panggil gus dur.
Banyak kebijakan-kebijakan gus dur yang di kenal kontroversi, sampai-sampai ada orang mengatakan bahwa gus dur sak karepe dewe. Dalam pembahasan kali ini akan membahas mengenai kebijakan gus dur yang mencabut TAP MPRS XXV 1966, yang isinya tentang pelarangan ideologi komunis,marsisme. Lahirnya TAP tersebut memang jelas , yaitu ketika setelah di berangusnya partai komunis indonesia, yang notabeninya mengajarkan ideologi komunis yang anti agama (ateis). Ideologi komunis di brangus dari indonesia karena ideologi komunis yang atheis, tidak sesuai dengan ideologi indonesia yaitu pancasila, tepatnya pada sila pertama: ketuhanan yang maha ESA. Alasan yang paling mendasar adalah karena di indonesia haruslah berkeyakinan atau harus bertuhan.
PEMBAHASAN
Tidak sedikit yang menganggap bahwa gus dur adalah sosok intelek dan juga keturunan kyai, yaitu kyai wahid hasyim putra kyai hasyim asy’ari. Tidak sedikit pula yang mengatakan gus dur adalah presiden kontroversial, sulit di tebak dan di prediksi. Dengan semboyannya kog repot, gus dur mengeluarkan kebijakan yang sangat kontroversi yaitu mencabut TAP MPRS XXV 1966, karena membatasi HAM untuk memilih ideologinya masing-masing setiap person. Menurut gus dur negara tidak berhak mengatur atau tidak boleh ikut campur dalam hal memilih ideologi.
Jika dianalisis mengapa gus dur harus mencabut TAP MPRS no. XXV 1966, pertama adalah sebagai upaya untuk mendapat simpatisan dari berbagai pihak termasuk mereka yang berpaham atheis. Hal ini juga terbukti dengan kiat gus dur memperbolehkan warga Irian Jaya menganti nama papua, demikian juga gus dur memberikan kebebasan untuk mengibarkan bendera bintang kejora di tanah papua, sehingga pemimpin Papua memberikan dukungan terhadap gus dur. Sampai-sampai para pemimpin papua mengancap, kalau sampai gus dur di jatuhkan oleh lawan politiknya, maka papua akan memisahkan diri dari Indonesia.
Kedua adalah agar kepemimpinan gus dur mendapat simpati dari dunia internasional, dan dengan demikian masyarakat internasional akan lebih banyak menaruh perhatian terhadap indonesia dan barangkali akan membantu Indonesia dalam memulihkan ekonomi. Hal yang perlu di ingat adalah bahwa masyarakat internasionaltelah memahami ideologi komunis yang ajarannya sendiri bertentangan dengan HAM dan menindas HAM, sehingga sebenarnyajika benar spekulasi politik tersebut, maka sebenarnya tidak akan mempengaruhi secara positif sikapnya terhadap Indonesia, menginggat karakteristik ideologi komunis itu sendiri.
Terakir menurut gus dur yang di larang adalah PKI nya, bukan ideologinya, jadi jika mempelajari ideologi komunis adalah sah-sah saja. hal ini dengan alasan jikalau kita ingin menangkal bahaya komunis,atau jikalau ingin melawan komunis, maka kita harus mengetahui ajaran komunis tersebut. Dalam TAP MPRS no XXV1966 telah di perjelas dalam pengertian ilmiah, di tentukan Pasal 2, yang bunyinya:
1.kegiatan mempelajari di universitas-universitas.
2.kegiatan mempelajari komunis, marxisme dan leninisme untuk memperkuat dasar pancasila
3.berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh Pemerintah bersama DPR-GR.
Berdasarkan ketentuan tersebut sebenarnya jikalau mempelajari ideologi komunis, marxsisme dan leninisme dalam tujuan ilmiah terutama demi keselamatan bangsa dan negara yang berdasarkan filsafat pancasila sebenarnya telah diberikan suatu kebebasan.

6 komentar:

Unknown mengatakan...

Gus Dur sadar bahwa dia tidak memiliki potensi yang menarik simpati rakyat dari luar nahdiyin sebagai pendukung tanpa kontroversi sejenis itu (yang tersebut dalam tulisan di atas). Kontroversi yang tidak kalah parahnya adalah menjelekkan islam di hadapan jama'ah gereja di Sulut, bahkan mengatakan Al Qur'an adalah kitab paling porno.

mazhabkepanjen.com mengatakan...

Gus dur pijakan konstitusinya jelas..

umar89 mengatakan...

Assalamualaikum,ijin nyimak min mksh infonya

ahmad mengatakan...

Gus dur itu ulama su ulama jahat yg membuat keonaran indonesia

Ahmad Muthohar, AR. M.SI mengatakan...

Ngawur....sok tahu

Anonim mengatakan...

Gusdur berdosa